Sunday, 8 January 2017

Gowes ke Gereja Ayam, Bukit Rhema, Borobudur. 5 Maret 2016

Kali ini kami bersepeda ke Gereja Ayam yang berada di wilayah Borobudur, Kabupaten Magelang. Beberapa sumber menyebutkan sebenarnya bangunan ini berbentuk burung merpati dan bahkan konon dulu pernah dipakai untuk balai rehabilitasi narkoba. Entahlah, penulis sendiri tidak begitu paham sejarah bangunan ini. Jika ada kesalahan silakan dikoreksi di kolom komentar. Sedikit info tentang gereja ini dapat dilihat di sini. Oiya, bagi Anda yang pernah nonton film Ada Apa Dengan Cinta 2 pasti melihat adegan Rangga (Nicholas Saputra) dan Cinta (Dian Sastro) yang berlokasi syuting di sini.

Seperti biasa, kami berkumpul di SPBU Menowo, Kota Magelang. Pukul 06.00 WIB kami sudah berkumpul di sini. Dipilihnya SPBU ini karena lokasinya cukup strategis, mudah dijangkau, dan dekat dengan mini market untuk beli jajan atau mampir sebentar ke toilet SPBU.

Di SPBU menowo, rapat ringan sambil ngemil roti sebelum start.
Setelah dirasa cukup persiapannya kami pun start menuju lokasi. Perjalanan sangat lancar tidak ada halangan apapun.
Di tengan perjalanan menuju lokasi Gereja Ayam.
Kami bersepeda tidak ngoyo, sedang-sedang saja tidak ngebut. Sekitar pukul 7.30 WIB kami sudah sampai di area wisata Candi Borobudur. Di sana kami bertemu dengan rombongan wisata bersepeda. Memang di Borobudur selain wisata candinya yang sudah terkenal, terdapat beberapa alternatif wisata antara lain wisata keliling desa di sekitar candi dengan bersepeda.
Rombongan wisata sepeda yang memakai caping.
Kami terus mengayuh pedal menyusuri jalan-jalan desa sambil menikmati suasana yang begitu tenang. Untuk mencapai lokasi Gereja Ayam tersebut tidak terlalu sulit, sambil sesekali bertanya ke warga di mana lokasi yang dimaksud akan sangat membantu kita menemukan Gereja Ayam itu.

Bagi yang menggunakan sepeda motor sudah disediakan lahan parkir oleh warga sekitar tepat sebelum jalan naik menuju lokasi. Tapi karena kami bersepeda maka tentu saja tidak perlu menitipkan sepeda di tempat parkir.

Ketika sampai di sini ternyata jalanan sudah terlalu menanjak. Maka aksi nuntun sepeda pun kami lakukan sampai di gereja tersebut.
Masih bisa eksyen sebelum nuntun sepeda. Tanjakannya manteb tuh.
Tarif masuk ke dalam bangunan. Mungkin sekarang harganya sudah naik. Entahlah..
The Ulalas di atas mahkota ayam. Ki-ka: Prast, Rijal, Nabdo, penulis, Yoga, Yusuf.

Suasana di dalam bangunan.

Ruang bawah tanah. Mungkin ini dulu yang digunakan untuk ruang rehabilitasi.
Gereja Ayam tampak dari belakang.

Sisi samping bangunan ini.

"Hei, aku di atas!"

"Hei, kami di bawah!"

2 comments:

  1. mantab, ternyata sudah ada yg lebih dulu gowes ke sini.. nice share om, ditunggu expedisi lainnya.. salam kring kring.. :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Okei om.. InsyaAllah next gowes akan senantiasa di-blog-in. Btw, seneng gowes juga ya? Salam kenal n makasih sudah berkunjung di sini om.

      Delete